PROGRAM “IBU SADAR GIZI” DAN “DAPUR SEHAT BALITA” SEBAGAI PENANGGULANGAN WASTING DI DESA GEMPOL KABUPATEN CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i4.8671Keywords:
local food, nutrition education, supplementary feeding, toodlers, wastingAbstract
Wasting remains a nutritional problem among children under five in Indonesia, including Gempol Village, Cirebon Regency. This community service program aimed to improve mothers’ knowledge of wasting prevention and skills in preparing locally sourced supplementary food. Conducted on June 25, 2025, the program involved 17 mothers of children under five identified as having or being at risk of wasting. Activities integrated the “Ibu Sadar Gizi” nutrition education program and the “Dapur Sehat Balita” (DASABA) cooking demonstration, featuring pumpkin kue lumpur. Evaluation used a one-group pre-test–post-test design to assess knowledge and a hedonic test to measure product acceptability based on taste, texture, aroma, and color. The mean knowledge score increased descriptively by 0.65 points, from 8.82 ± 1.62 to 9.47 ± 1.00; however, the difference was not statistically significant (Wilcoxon Z = −1.549; p = 0.121; r = 0.38). Product acceptability was high: 94.1% of participants strongly liked its taste, 100% its texture, 94.1% its aroma, and 88.2% its color. Participants also actively engaged in the cooking demonstration. The program demonstrated good acceptance of locally sourced supplementary food and a descriptive improvement in knowledge scores. Further evaluation is needed to determine its effects on feeding practices and children’s nutritional status.
References
[1] M. Y. J. Dethan, W. K. Nahak, and S. L. Purimahua, “DETERMINAN KEJADIAN WASTING PADA BALITA : LITERATUR REVIEW,” PREPOTIF J. Kesehat. Masy., vol. 9, no. 3, pp. 10604–10609, Dec. 2025, doi: 10.31004/prepotif.v9i3.52670.
[2] R. R. Sari, S. Syafriani, and W. Lasepa, “Faktor-faktor yang Berubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-23 Bulan di Desa Padang Mutung,” Sci. Indones. J. Sci., vol. 1, no. 3, pp. 845–856, Sep. 2024, doi: 10.31004/science.v1i3.114.
[3] S. Oktavia, F. Apriyanti, and W. Lasepa, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja Puskesmas Dumai Kota Tahun 2023,” Innov. J. Soc. Sci. Res., vol. 3, no. 5, pp. 11026–11036, 2023.
[4] A. A. Akbar and D. P. Rahmawati, “Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan Ibu, dan Pengetahuan Ibu dengan Balita Wasting,” J. Ilmu Kedokt. dan Kesehat. Indones., vol. 6, no. 1, pp. 589–597, Jan. 2026, doi: 10.55606/jikki.v6i1.9816.
[5] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2020,” Jakarta, 2021.
[6] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2023. [Online]. Available: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/4855/.
[7] Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam Angka. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2024. [Online]. Available: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5539/.
[8] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Survei Status Gizi Indonesia 2024 dalam Angka. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2025. [Online]. Available: https://repository.kemkes.go.id/book/1357.
[9] D. K. K. Cirebon, “Laporan Gizi Puskesmas Gempol Tahun 2023,” Kabupaten Cirebon, 2024.
[10] M. de Onis et al., “Prevalence thresholds for wasting, overweight and stunting in children under 5 years,” Public Health Nutr., vol. 22, no. 1, pp. 175–179, Jan. 2019, doi: 10.1017/S1368980018002434.
[11] Mami Trisari Nggiri, Nursalam Nursalam, and Belandina L. Long, “Partisipasi Masyarakat dalam Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting di Desa Oebafok,” J. Mhs. Manaj. dan Akunt., vol. 4, no. 2, pp. 72–87, Oct. 2025, doi: 10.30640/jumma45.v4i2.5011.
[12] A. Prayogi, R. Nasrullah, I. P. Pujiono, I. N. Khilda, A. Diniyanto, and U. N. Surabaya, “Kegiatan Pembagian Makanan Tambahan Sebagai Upaya Penguatan Gizi Ibu Hamil dan Balita Desa Kemplong Pekalongan,” Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, vol. 2, no. 1, pp. 1–13, Apr. 2026, doi: 10.67710/communityservice.v2i1.6.
[13] A. Basith and A. Al-Bari, “Penguatan Pendidikan Kewirausahaan dengan Media Micro Learning,” J. Ilm. Wahana Pendidik., vol. 8, no. 12, pp. 1–11, 2022, doi: https://doi.org/10.5281/zenodo.6943154.
[14] S. D. Muluye, T. B. Lemma, and T. Z. Diddana, “Effects of Nutrition Education on Improving Knowledge and Practice of Complementary Feeding of Mothers with 6- to 23-Month-Old Children in Daycare Centers in Hawassa Town , Southern Ethiopia : An Institution-Based Randomized Control Trial,” vol. 2020, 2020.
[15] Imam Baidowi et al., “Puding Labu Kuning sebagai Alternatif Makanan Fungsional dalam Pencegahan Stunting pada Balita di Desa Ajung Kalisat,” J. Kemitraan Masy., vol. 1, no. 3, pp. 119–125, Sep. 2024, doi: 10.62383/jkm.v1i3.527.
[16] Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta, Indonesia: Kementerian Kesehatan RI, 2018.
[17] H. Helmizar et al., “Pendampingan Edukasi Gizi dan Demonstrasi MPASI Berbahan Lokal bagi Ibu Hamil dan Balita di Kota Padang, Sumatera Barat,” J. Abdi Masy. Indones., vol. 6, no. 1, pp. 177–186, Jan. 2026, doi: 10.54082/jamsi.2389.
[18] H. D. Herawati, A. S. N. Anggraeni, N. Pebriani, A. M. Pratiwi, and T. Siswati, “Edukasi gizi menggunakan media booklet dengan atau tanpa konseling terhadap pengetahuan orangtua dan konsumsi sayur dan buah anak prasekolah di wilayah urban,” J. Gizi Klin. Indones., vol. 18, no. 1, p. 48, Jul. 2021, doi: 10.22146/ijcn.63338.
[19] N. Zulfa et al., “Membangun Generasi Sehat melalui Edukasi Brosur dan Pemberian Makanan Tambahan sebagai Upaya Pencegahan Stunting,” J. Pengabdi. Masy. Bangsa, vol. 3, no. 7, pp. 3624–3631, Sep. 2025, doi: 10.59837/jpmba.v3i7.3065.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aysha Ayunda Akbar, Dinar Putri Rahmawati, Tiyas Aditya, Aisyah Wulan Sari, Anisa Ropaidah, Nisa Ainun Navisa, Desy Purwanti, Ana Fitriyah, Resya Meylinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






