EDUKASI KONTEKSTUAL BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL UNTUK PEMBERDAYAAN DESA
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i4.8750Keywords:
community service, contextual education, local resources, village empowermentAbstract
This Community Service Program was conducted in Bonto Kio Urban Village, Minasatene District, Pangkajene and Islands Regency, to address the underutilization of local resources, limited community capacity to identify local potential, and weak linkages between local identity and productive economic activities. As a solution, the program implemented contextual education based on local potential to improve community knowledge, awareness, and capacity to transform local resources into economic opportunities. The program used educational, participatory, and practical approaches through socialization, counseling, interactive discussions, business idea development simulations, and initial mentoring. Approximately 50 participants were involved, including MSME actors, youth, housewives, community leaders, and local government officials. Evaluation was conducted through participatory observation, pre- and post-activity questionnaires, brief interviews, and joint reflection with partners. The results showed an approximately 35% increase in participants’ understanding of local potential and local identity, as well as an approximately 40% increase in their motivation and readiness to develop economic activities based on local resources. These findings provide a positive indication that contextual education based on local potential can serve as an initial approach to strengthening community understanding, motivation, readiness, and participation in utilizing local resources. However, sustained mentoring and follow-up evaluation are needed to assess the continuity of its effects.
References
[1] Y. Hanapi, A. M. Antu, I. A. Van Gobel, L. Hamzah, N. Tolingguhu, S. Ibrahim, S. Messe, T. N. Kadullah, and U. Udju, “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal di Desa Momala Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo,” Insan Cita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 6, no. 2, 2024, doi: 10.32662/insancita.v6i2.3207.
[2] F. Najamudin and A. H. Al Fajar, “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Sumber Daya Lokal Melalui Pendekatan ABCD untuk Mencapai SDG 1: Tanpa Kemiskinan,” Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, vol. 7, no. 2, pp. 142–158, 2024, doi: 10.24198/focus.v7i2.58936.
[3] Kurniawan, A. Ardhiyansyah, D. Budiman, R. Pahrijal, T. Nurhadi, Y. D. Rahmawati, I. Hermawan, A. Juniarso, and T. M. Gumelar, “Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan: Strategi Pemberdayaan UMKM Berbasis Komunitas di Desa Cikahuripan Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi,” Jurnal Pengabdian West Science, vol. 3, no. 4, pp. 350–360, 2024, doi: 10.58812/jpws.v3i04.1104.
[4] M. I. Baihaki, Yuwanto, and Supratiwi, “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Potensi Desa Wisata Desa Tasikharjo Kec. Kaliori Kab. Rembang,” Journal of Politic and Government Studies, vol. 13, no. 4, pp. 364–376, 2024. [Online]. Available: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/47373.
[5] Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pedoman Umum Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Jakarta: Kemendesa PDTT, 2020. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/199685/permendesa-pdtt-no-21-tahun-2020.
[6] M. Kammer-Kerwick, K. Takasaki, J. B. Kellison, and J. Sternberg, “Asset-Based, Sustainable Local Economic Development: Using Community Participation to Improve Quality of Life Across Rural, Small-Town, and Urban Communities,” Applied Research in Quality of Life, vol. 17, no. 5, pp. 3023–3047, 2022, doi: 10.1007/s11482-022-10051-1.
[7] H. Chen, Y. Xu, E. A. Tackie, and I. Ahakwa, “Assessing the Impact of Asset-Based Community Development Approach on Rural Poverty Alleviation in Ghana: The Moderating Role of Government Policies,” SAGE Open, vol. 14, no. 1, 2024, doi: 10.1177/21582440231226020.
[8] Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Statistik Daerah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan 2023. Pangkajene dan Kepulauan: BPS Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, 2023.
[9] E. S. Melina, “Meningkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Lokal Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Pembangunan Wisata Desa,” Bestari, vol. 3, no. 1, 2022. [Online]. Available: https://jurnalbestari.ntbprov.go.id/index.php/bestari1/article/view/71.
[10] A. Hajawiyah, B. Hidayat, and A. Widyastuti, “Peningkatan Digitalisasi UMKM Desa Sumber Pasca Pandemi Covid-19,” Jurnal Abdimas, vol. 26, no. 2, pp. 154–159, 2022, doi: 10.15294/abdimas.v26i2.39331.
[11] A. P. Tjilen, R. F. Y. Waas, S. W. Ririhena, B. Tambaip, Syahrudin, Y. Ohoiwutun, and R. D. Prihandayani, “Optimalisasi Potensi Desa Wisata Melalui Manajemen Pengelolaan yang Berkelanjutan: Kontribusi bagi Kesejahteraan Masyarakat Lokal,” Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, vol. 2, no. 6, pp. 38–49, 2023, doi: 10.5281/zenodo.8373947.
[12] Bahari, N. Karimah, M. Fajaria, and E. Yuris, “Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas Pendidikan serta Optimalisasi Potensi UMKM Lokal Melalui Produk dan Pemasaran di Desa Besar II Terjun,” Jurnal Pengabdian Masyarakat: Ekonomi dan Bisnis Digital, vol. 1, no. 3, pp. 242–249, 2024, doi: 10.70248/jpmebd.v1i3.1345.
[13] J. Pebriyanti, Syahidatulrodiahtillah, and I. Tedjaningsih, “Pengembangan Potensi UMKM Berbasis Sumber Daya Lokal dalam Mendorong Perekonomian di Desa Margaasih Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung,” Community Empowerment: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 108–117, 2025, doi: 10.15575/commen.v3i2.1667.
[14] T. Fitari, N. Herlissha, and A. Bahri, “Digitalisasi UMKM: Pemanfaatan Media Digital pada UMKM Desa,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), vol. 2, no. 6, pp. 100–104, 2025, doi: 10.62017/jpmi.v2i6.5626.
[15] H. Meisarah, S. Mulyana, W. Wulandari, D. Anazra, and S. Samsudin, “Digitalisasi UMKM Desa Timbang Lawan melalui Pemetaan Usaha di Google Maps sebagai Strategi Peningkatan Visibilitas dan Aksesibilitas Konsumen,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka, vol. 4, no. 06, pp. 1265–1277, 2025, doi: 10.62668/sabangka.v4i06.1901.
[16] S. A. Kunyati and J. Radianti, “Community Asset Mapping in Indonesian Local Micro Enterprise Empowerment: Insights from Sukamantri Village,” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran dan Dakwah Pembangunan, vol. 8, no. 1, pp. 75–100, 2024, doi: 10.14421/jpm.2024.081-05.
[17] Sucipto and M. Fatihin, “Participatory Learning for Rural Community Empowerment,” Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 30, no. 1, pp. 69–79, 2024, doi: 10.17977/um048v30i12024p69-79.
[18] J. South, S. Coan, J. Woodward, A.-M. Bagnall, and S. Rippon, “Asset Based Community Development: Co-Designing an Asset-Based Evaluation Study for Community Research,” SAGE Open, vol. 14, no. 2, pp. 1–12, 2024, doi: 10.1177/21582440241240836.
[19] N. W. Asbara, F. Rizal, M. Mubyl, Hernawan, Mujaddid, and M. Fahrullah, “MSME Transformation Through Modern Entrepreneurship Strategies: An Asset-Based Community Development Approach,” Community Empowerment, vol. 10, no. 11, pp. 2213–2223, 2025, doi: 10.31603/ce.15106.
[20] A. Safitri, R. Juliarsih, and V. Lidia, “Enhancing Community Capacity for Local Wisdom-Based Agricultural Entrepreneurship in Entubuk Village,” ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 9, no. 2, pp. 736–745, 2026, doi: 10.35568/abdimas.v9i2.7752.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Qalbi, Ratna Dewi, Yassir Mallapaiang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






