PELATIHAN APLIKASI SATU KLIK GIZI BERBASIS PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION BAGI KADER POSYANDU GURAME RW 011 PAMULANG TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33480/abdimas.v8i4.8757Keywords:
One-Click Nutrition Application, Participatory Learning and Action (PLA), Integrated Healthcare Center (Posyandu), Child Nutritional Status, System Usability ScaleAbstract
Nutritional status is an important indicator for monitoring children's growth and development. However, the process of assessing nutritional status at Integrated Healthcare Centers (Posyandu) is still largely performed manually, making it time-consuming and prone to calculation errors. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in using the One-Click Nutrition Application through the Participatory Learning and Action (PLA) approach. The program was conducted at Gurame Posyandu RW 011, Pamulang Timur, South Tangerang City, and consisted of problem identification, training sessions, application demonstrations, hands-on practice, discussions, mentoring, and evaluation. The evaluation employed pre-test, post-test, and the System Usability Scale (SUS). The results showed that the participants' average score increased from 79% in the pre-test to 97% in the post-test. Furthermore, the One-Click Nutrition Application achieved an average SUS score of 94.83, which falls into the Excellent, Grade A, and Acceptable categories. These findings indicate that the training effectively enhanced the cadres' competencies and that the application offers excellent usability to support the digitalization of Posyandu services and the early detection of nutritional problems among children.
References
[1] “Child growth standards.” Accessed: Jul. 20, 2026. [Online]. Available: https://www.who.int/tools/child-growth-standards?
[2] A. D. R. Fitrianingsih, M. A. Rizkika, N. Musyaropah, and S. G. Anggrahini, “Peningkatan Keterampilan Pengukuran Antropometri Kader Posyandu Sebagai Upaya Deteksi Dini Stunting,” GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 221–232, Jun. 2025, doi: 10.36082/gemakes.v5i2.2062.
[3] I. Naomi and I. Budiono, “Pengaruh Pemberian Pelatihan Antropometri terhadap Pengetahuan Kader Posyandu,” Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, vol. 2, no. 2, pp. 171–177, Jul. 2022, doi: 10.15294/ijphn.v2i2.51758.
[4] M. Hasyim, Z. Irwan, E. Arief, J. Gizi, P. Kemenkes Mamuju, and S. Barat, “Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Dalam Pemantauan Status Gizi Balita,” Community Dev. J., vol. 4, no. 2, pp. 3941–3945, 2023.
[5] E. Hikmawati, I. Azmi, and R. Wijaya, “Digitalisasi Data Posyandu Melalui Kolaborasi Berbasis Cloud: Solusi Untuk Efisiensi Dan Akurasi Pelaporan,” Communnity Development Journal, vol. 5, no. 6, 2024.
[6] Sentagi Sesotya Utami et al., “Pengembangan dan Pelatihan Sistem Pengukuran Antropometri Digital kepada Kader Posyandu sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Posyandu Balita dan Pencegahan Dini Stunting,” Jurnal Pengabdian, Riset, Kreativitas, Inovasi, dan Teknologi Tepat Guna, vol. 2, no. 1, pp. 141–152, May 2024, doi: 10.22146/parikesit.v2i1.9617.
[7] “Standards.” Accessed: Jul. 20, 2026. [Online]. Available: https://www.who.int/tools/child-growth-standards/standards/p?utm_source=chatgpt.com
[8] B. Warf, “Participatory Learning and Action,” Encyclopedia of Geography, pp. 2124–2124, May 2010, doi: 10.4135/9781412939591.
[9] R. Chambers, “Participatory rural appraisal (PRA): Analysis of experience,” World Dev., vol. 22, no. 9, pp. 1253–1268, Sep. 1994, doi: 10.1016/0305-750X(94)90003-5.
[10] T. de Brún et al., “Using participatory learning & action (PLA) research techniques for inter-stakeholder dialogue in primary healthcare: An analysis of stakeholders’ experiences,” Res. Involv. Engagem., vol. 3, no. 1, Dec. 2017, doi: 10.1186/s40900-017-0077-8.
[11] S. Allaham et al., “Participatory learning and action (PLA) to improve health outcomes in high-income settings: A systematic review protocol,” BMJ Open, vol. 12, no. 2, Feb. 2022, doi: 10.1136/bmjopen-2021-050784.
[12] M. Hyzy et al., “System Usability Scale Benchmarking for Digital Health Apps: Meta-analysis,” JMIR Mhealth Uhealth, vol. 1, no. 8, pp. 1–11, Aug. 2022, doi: 10.2196/37290.
[13] J. Homepage, N. Pratama, R. Anrahvi, P. Studi Sistem Informasi, and F. Sains dan Teknologi, “Penerapan Metode System Usability Scale (SUS) dalam Mengukur Kepuasan Mahasiswa terhadap Website Direktori Akademik,” vol. 3, pp. 74–80, doi: 10.57152/ijbem.v3i2.2024.
[14] P. LSM PROVISI Yogyakarta dalam Pemberdayaan Masyarakat di Lubuk Bintialo, S. Selatan, and A. Fatharani Silmi, “Participatory Learning And Action (PLA) Di Desa Terpencil,” 2017. [Online]. Available: http://journal.uin-suka.ac.id/dakwah/JPMI
[15] C. Pernencar et al., “Systematic mapping of digital health apps – A methodological proposal based on the World Health Organization classification of interventions,” Digit. Health, vol. 8, Jan. 2022, doi: 10.1177/20552076221129071/SUPPL_FILE/SJ-XLSX-4-DHJ 10.1177_20552076221129071.XLSX.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Duwi Cahya Putri Buani, Sukmawati Anggraeni, Syaifur Rahmatullah, Dimas Ikhsan Ali, Rifqy Tsanaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Dengan mengirimkan manuskrip ke Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri, penulis setuju dengan kebijakan ini. Tidak diperlukan persetujuan dokumen khusus.
Hak Cipta :
Hak cipta atas artikel apa pun di Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons CC BY-NC.
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mempertahankan semua hak mereka atas karya yang diterbitkan, tak terbatas pada hak-hak yang diatur dalam laman ini.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri sebagai yang pertama kali mempublikasikan dengan lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional (CC BY-NC).
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri;
- Penulis menjamin bahwa artikel asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang secara eksklusif dipegang oleh penulis.
- Jika artikel dipersiapkan bersama oleh lebih dari satu penulis, setiap penulis yang mengirimkan naskah menjamin bahwa dia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menyetujui hak cipta dan pemberitahuan lisensi (perjanjian) atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulis persyaratan kebijakan ini. Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri tidak akan dimintai pertanggungjawaban atas apa pun yang mungkin timbul karena perselisihan internal penulis.






